vtobox

Little Smiley..

Posts Tagged ‘doa’

Doa yang baik

Posted by Vtobox | rumahvito on 2016/10/31

*_INSPIRASI*

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba lari. :

Sebelum pertandingan dimulai *Anak kecil* itu menundukkan kepala *memanjatkan d’oa.*

Pertandinganpun dimulai, ternyata ia pertama kali mencapai garis finish dan keluar sebagai juara.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya: *"Hai jagoan…, kamu pasti tadi berd’oa agar kamu menang yaa???"*

Anak itu menggeleng….: "Bukan pak….., *rasanya tidak adil berd’oa untuk bisa mengalahkan orang lain.*

*Aku hanya berdoa supaya tidak menangis kalau aku kalah….."*

Semua hadirin terdiam mendengar itu….
Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan anak ini merupakan doa yang Luaarrr biasa…. *_dia tidak meminta kpd Allah SWT utk mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi.._*

Seringkali kita berdoa pada Allah SWT untuk mengabulkan setiap permintaan kita.

Kita meminta agar Allah SWT menghalau setiap halangan yang ada di depan mata.

Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan dan hikmah-Nya untuk dapat mengerti rencana-Nya , terutama saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan?

*_Seharusnya kita berdoa meminta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Allah SWT sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak menyenangkan._*

*Berdoa untuk menang itu biasa*, tapi *berdoa untuk bisa mengerti kehendak-Nya saat kita kalah itu luar biasa*…๐Ÿ™‚

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

Ribuan Malaikat mendo’akan orang yang di caci maki

Posted by Vtobox | rumahvito on 2016/06/21

"Ribuan Malaikat Mendo’akan Orang Yang Dicaci Maki"

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Suatu hari, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq.

Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar.
Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya.
Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah.

Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar.
Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar.
Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya,
Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut.

Rasulullah kembali memberikan senyum….
Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut.
Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan.
Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu,
Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya.
Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula.

Terjadilah perang mulut.
Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya.
Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.

Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah.
Kemudian Abu Bakar berkata,
"Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!"

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjawab,
"Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnahan lalu mencelamu, kulihat tenang, diam dan engkau tidak membalas,
aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu, kepada Allah Ta’ala.

"Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum.

Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.
Hadirlah iblis di sisimu.
Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.

Setelah itu menangislah abu bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung.

Subhanallah,
Semoga kita semua tergolong orang-orang yang sabar dan berakhlak yang luhur.

"Kitab Sejarah Khalifah Abu Bakar Siddiq Ra, Syaikh S. Al Mubarakfury"

Semoga bermanfaat.

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Doa pagi

Posted by Vtobox | rumahvito on 2016/06/03

DO’A PAGI

ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู’ู…
ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุนูู„ู’ู…ู‹ุง ู†ูŽุงููุนู‹ุงุŒ ูˆูŽุฑูุฒู’ู‚ู‹ุง ุทูŽูŠูู‘ุจู‹ุงุŒ ูˆูŽุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ู…ูุชูŽู‚ูŽุจูŽู‘ู„ู‹ุง.

ALLAHUMMA INNII AS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN, WA RIZQON THOYYIBAN, WA ‘AMALAN MUTAQOBBALAN.
โ€œYaa Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal ibadah yg diterima.
โ›…Yaa ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ู ..
Kami bersyukur padaMu karena telah menjaga tidur kami dan membangunkan kami kembali di pagi ini

โ›…Engkau telah ijinkan kami kembali memulai hari yang indah ini
Kami mohon pagi ini untuk berbagi dengan orangยฒ baik di sekeliling kami.
Jadikanlah mereka nyaman berada didekat kami

โ›…Jadikanlah hari ini penuh keindahan, keindahan dengan rahmatMu yang berlimpah.
Berikanlah hati kami kedamaian, ketenangan dan keiklasan.
Berikanlah kami kejernihan pikiran sehingga dapat dengan bijak dan sabar menyikapi segala ujian hari ini.

โ›…Ya Rabbana…
Jadikanlah apa yang kami lakukan hari ini sebagai amalan untuk bekal kami menghadap Mu

โ›…Ya Rabbana…
Tegarkanlah hati dan badan ini untuk tetap berjalan dalam naungan CahayaMu.
Hilangkan kelelahan kejenuhan dalam diri kami sehingga kami bisa memberi yang terindah bagi keluarga, sahabat dan pekerjaan kami.

โ›…Ya Allah…
Berikanlah kasih-Mu,
Rahmat-Mu,
Perlindungan-Mu,
Cahaya-Mu,
untuk saudara2 kami tersayang yang membaca untaian doa ini.

โ›…Berkahilah saudaraku ini umur panjang yg barokah…
Berilah kesehatan yg baik padanya,
Angkatlah penyakitnya,
Limpahkanlah rejeki yg halal padanya.

ุขู…ูŠู†… ุขู…ูŠู†… ุขู…ูŠู†… ูŠูŽุขุฑูŽุจู’ ุขู„ูŒุนูŽุขู„ูŽู…ูููŠูู†

Posted in Renungan | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Kalaulah sempat

Posted by Vtobox | rumahvito on 2016/06/03

Assalamu ‘alaikum Wr.
Wb..
*RENUNGAN DHUHA*

" *KALAULAH SEMPAT* "

๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚ Seorang laki-laki tua duduk di teras rumahnya…… Rumah yang besar, mewah dan megah… Namun sepi penghuni… Istri sudah meninggal… Tangan menggigil karena lemah… Penyakit menggerogoti sejak lama… duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman… Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu…

๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€ Tiga anak, semuanya sukses… Berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri… ยป Ada yang sekarang berkarir di luar negeri… ยป Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi… ยป dan ada pula yang jadi pengusaha … Soal Ekonomi, saya angkat dua jempol ยป semuanya kaya raya…

๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚ Namun…. Saat tua seperti ini dia ‘Merasa Hampa’, ada ‘Pilu Mendesak’ disudut hatinya…… Tidur tak nyaman… ยป dia berjalan memandangi foto-foto masa lalunya ketika masih perkasa & enegik yang penuh kenangan… ยป Foto laki-laki gagah dengan keluarganya berlatar belakang Great Wall, Eiffel Tower, Big Ben, Sydney Opera House dan berbagai belahan bumi lainnya yang telah dijelajahinya.. Diabadikan dengan foto dibingkai bagus yang tak mampu lagi dilihat karena ‘Pandangannya Sudah Mengabur’.

๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ Di rumahnya yang besar dia merasa kesepian, tiada suara anak, cucu, hanya detak jam dinding yang berbunyi teratur… Punggungnya terasa sakit, sesekali air liurnya keluar dari mulutnya…. Dari sudut mata ada air yang menetes.. Rindu dikunjungi anak2nya… Tapi semua anaknya sibuk dan tinggal jauh di kota atau negara lain… Ingin pergi ke tempat ibadah namun badan tak mampu berjalan…. Sudah terlanjur melemah…. Begitu lama waktu ini bergerak, tatapannya hampa, jiwanya kosong, hanya gelisah yang menyeruak … Sepanjang waktu ….

๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ๐ŸŒพ๐ŸŒฟ

โ€ข Laki-laki renta itu, barangkali adalah Saya….
โ€ข Atau barangkali adalah Anda yang membaca tulisan ini suatu saat nanti……
โ€ข Hanya menunggu sesuatu yg tak pasti…
โ€ข Yang pasti hanyalah KEMATIAN.

ยป Rumah Besar tak mampu lagi menyenangkan hatinya…
ยป Anak Sukses tak mampu lagi menyejukkan rumah mewahnya yang ber AC…
ยป Cucu-cucu yang hanya seperti orang asing bila datang…
ยป Asset-asset produktif yang terus menghasilkan, entah untuk siapa .?

Kira-kira jika malaikat ‘Datang Menjemput’, akan seperti apakah kematiannya nanti

ยป Siapa yang akan memandikan ?
ยป Dimana akan dikuburkan ??
ยป Sempatkah anak kesayangan dan menjadi kebanggaannya datang mengurus
jenazah dan menguburkan?
ยป Apa amal yang akan dibawa ke akhirat nanti?
ยป Rumah akan di tinggal, asset juga akan di tinggal pula…

โ€ข Anak-anak entah apakah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak ???
โ€ข Sedang ibadah mereka sendiri saja belum tentu dikerjakan ???
โ€ข Apa lagi jika dulu anak tak sempat dididik sesuai tuntunan agama???
โ€ข Ilmu agama hanya sebagai sisipan saja…

๐Ÿ€ ‘Kalau lah Sempat’ menyumbang yang cukup berarti di tempat ibadah, Rumah
Yatim, Panti Asuhan atau ke tempat2 di Jalan Allah yang lainnya…
๐Ÿ€ ‘Kalau lah Sempat’ dahulu membeli sayur dan melebihkan uang pada nenek tua
yang selalu datang……
๐Ÿ€ ‘Kalau lah Sempat’ memberikan sandal untuk disumbangkan ke tempat ibadah
agar dipakai oleh orang yg memerlukan…..
๐Ÿ€ ‘Kalau lah Sempat’ membelikan buah buat tetangga, kenalan, kerabat dan
handai taulan……
๐Ÿ€ Kalau lah kita tidak kikir kepada sesama, mungkin itu semua akan menjadi ‘Amal
Penolong’ nya ……
๐Ÿ€ Kalaulah dahulu anak disiapkan menjadi ‘Orang yang Shaleh’, dan ‘Ilmu Agama’
nya lebih diutamakan….
๐Ÿ€ Ibadah dan sedekahnya di bimbing / diajarkan dan diperhatikan, maka mungkin
senantiasa akan ‘Terbangun Malam’, ‘Meneteskan Air Mata’ medoakan orang
tuanya.
๐Ÿ€ Kalaulah sempat membagi ilmu dengan ikhlas pada orang sehingga bermanfaat
bagi sesama ….

๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚ "KALAULAH SEMPAT"
๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚๐Ÿ‚ Mengapa kalau sempat ?

๐ŸŒฟMengapa itu semua tidak jadi perhatian utama kita ? Sungguh kita tidak adil pada diri sendiri. Kenapa kita tidak lebih serius ‘Menyiapkan Bekal’ untuk mengh adap-NYA dan ‘Mempertanggung Jawabkan’ kepadaNya?

๐ŸŒฟSemoga tulisan kecil Ini menjadi nasihat bagi kita semua khususnya bagi yang sudah berstatus "SIMATUPANG" (Siang Malam hanya Tunggu Panggilan) Dekatkan diri kepada-NYA sejak usia muda, bersungguhlah mempersiapkan diri menghadapi kematian, dan kehidupan akhirat yang kekal abadi

๐ŸŒฟJangan terbuai dengan ‘Kehidupan Dunia’ yang menyesatkan dan melalaikan……. Kita boleh saja giat berusaha di dunia….tapi jadikan itu untuk bekal kita pada perjalanan panjang dan kekal di akhir Hidup kita

…….Tuhan Maha Baik, ampunilah kami๐Ÿ™

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

12 orang yang didoakan malaikat

Posted by Vtobox | rumahvito on 2016/05/02

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

12 ORANG YANG DIDOAKAN MALAIKAT

Berikut golongan-golongan yang didoakan oleh malaikat:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa; Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci."
(HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.
"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya; Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia."
(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim: 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam sholat berjamaah.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan."
(HR. Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra’ bin ‘Azib)

4. Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf."
(HR. Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

5. Para malaikat mengucapkan "aamiin" ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.
"Jika seorang Imam membaca; ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian "aamiin", karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu."
(HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 782)

6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.
"Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia."
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106)

7. Orang-orang yang melakukan sholat shubuh dan ashar secara berjama’ah.
"Para malaikat berkumpul pada saat sholat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?", mereka menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat."
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata; "aamiin" dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan."
(HR. Imam Muslim dari Ummud Darda’, Shahih Muslim: 2733)

9. Orang-orang yang berinfak.
"Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak", dan lainnya berkata, "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)".
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 1442 dan Shahih Muslim: 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah".
(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
" Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh."
(HR. Imam Ahmad dari ‘Ali bin Abi Thalib, Al-Musnad: 754)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain."
(HR. Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahily).

Wallahu a’lam bish-shawab

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

Doa yang tak terkabul

Posted by Vtobox | rumahvito on 2012/02/16

Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat maโ€ฆsih bolong-bolong . Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini . Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh inipun heran. Akhirnya, dia pun dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula. Kalau pengamennya yang dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz.

Pak ustadz pun tersenyum. Begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta. Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket- deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi. Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata gak Allah kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ. Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya.

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Doa Selamat

Posted by Vtobox | rumahvito on 2011/09/21

Doa selamat dunia dan akherat :

Allaahumma innaa nas-aluka salaamatan fiddiini, waโ€™aafiyatan fil jasadi, wa ziyaadatan fil โ€˜ilmi,
wa barakatan fir-rizqi, wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan โ€˜indal mauti, wa maghfiratan baโ€™dal mauti.
Allaahumma hawwin โ€˜alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minan-naari, wal โ€˜afwa โ€˜indal hisaabi.
Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa baโ€™da idz-hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab.
Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanatan, wa fil aakhirati hasanatan, wa qinaa โ€˜adzaaban-naari.

Artinya :

Ya Allah, kami mohon kepada-Mu akan keselamatan dalam agama, kesehatan dalam
badan, bertambah dalam ilmu, keberkatan dalam rejeki, taubat sebelum mati, rahmat
ketika mati, dan ampunan sesudah mati.
Ya Allah, ringankanlah kami ketika sakratul maut, dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka, dan memdapat ampunan di hari perhitungan amal.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau sesatkan kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemurah.
Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat,
dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Posted in Renungan | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »